Ingin Ganti Cat Rumah? Perhatikan Ini!

0

Salah satu unsur yang pentingdari desain interior rumah adalah warna apayang digunakan, terutama adalah warna cat tembok di rumah Anda. Waktu terus berlalu, dan musim terus berganti. Lama kelamaan, warna cat tembok menjadi semakin pudar atau kotor karena aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Solusinya adalah tentu dengan melakukan pengecatan ulang agar tembok rumahnya jadi tetap bersih dan indah. Tak hanya itu, biasanya juga saat menjelang hari raya atau hari besar di mana banyak tamu-tamu datang dan berkunjung, banyak juga yang mengganti cat tembok di rumahnya.

m7oscjq1vi

Pemilihan warna untuk tembok rumah memang harus disesuaikan dengan banyak hal. Pertama adalah fungsi dari ruangan tersebut. Kedua, harus bisa dipadu padankan dengan desain interior di rumah itu sendiri, dan juga warna dari furnitur-furnitur yang ada. Perpaduan warna yang salah, ternyata bisa berdampak pada psikologis anggota keluarga yang tinggal di rumah tersebut.

Jika warna di dalam ruangan tersebut tidak harmonis percampurannya, maka dapat menimbulkan beberapa efek tertentu.Lalu, ketika pada akhirnya sadar bahwa warna cat tembok tersebut tidak harmonis, maka ujungnya adalah melakukan pengecatan ulang. Tentunya hal ini dinilai sangat tidak efektif karena mengeluarkan biaya lagi padahal baru saja dilakukan pengecatan. Karena itu, cari tahuterlebih dahulu warna-warna yang tepat untuk bagian-bagian di rumah Anda.

Warna Merah

Warna ini sangat tepat untuk digunakan pada daerah dapur, karena ternyata warna merah mampu meningkatkan rasa lapar dan nafsu makan. Tetapi, jangan gunakan warna ini di kamar anak-anak. Secara psikologis, warna ini jika ditempatkan di kamar anak-anak, bukannya membuat suasana menjadi rileks, malah sebaliknya. Anak-anak tidak dapat tidur dengan nyenyak.

Warna Putih

Rumah yang sempit, memang sangat cocok untuk menggunakan warna putih karena akan menimbulkan kesan yang luas. Tetapi, jangan gunakan pada seluruh bagian rumah, karena jika tidak digunakan dengan tepat malah menimbulkan suasana yang dingin. Pada ruangan kantor atau tempat untuk Anda bekerja, warna ini sangat tepat karena dapat membantu untuk bisa berpikir dengan baik.

 

Warna Hitam

Kebalikan dari warna putih, jangan gunakan warna hitam di ruangan yang sempit karena akan membuat kesan yang semakin sempit. Tapi, warna ini bisa Anda gunakan untuk menampilkan kesan pada bagian dari arsitektur rumah Anda.

 

Warna Abu

Kombinasi yang tepat untuk warna abu-abu adalah warna yang terang seperti pink atau hijau toska. Perpaduan antara warna-warna tersebut sering digunakan pada rumah dengan gaya skandinavian. Tapi ingat, jangan gunakan warna abu-abu di dapur dan ruang makan karena dapat menurunkan nafsu makan Anda.

 

Warna Jingga

Jika lingkungan di daerah rumah Anda memiliki temperatur yang rendah, coba gunakan warna jingga untuk membantu menghangatkannya. Walau memang tidak secara langsung memberikan efek hangat, tapi warna ini bisa membantu memberikan suasana yang cukup hangat. Tetapi, jangan gunakan warna jingga yang lebih muda di ruangan yang mendapatkan pencahayaan yang berlebih karena akan menyilaukan.

 

Warna Kuning

Kamar mandi adalah tempat yang tepat untuk digunakan warna cat ini. Selain menenangkan, warna ini juga bisa membuat Anda menjadi lebih berenergi setelah berlelah-lelah. Tapi, kalau digunakan di kamar tidur, Anda akan jadi sulit tidur karena warna ini membuat Anda menjadi ‘melek’ terus.

 

Warna Biru

Kalau yang satu ini, sudah terkenal bahwa penggunaannya dapat membuat suasana menjadi lebih tenang dan rileks. Karena itu, gunakan warna ini di ruangan di mana Anda ingin bersantai. Warna biru yang lebih muda dinilai akan membuat suasanya jadi lebih rileks. Tapi, semakin tua warna biru tersebut, ternyata dapat membuat orang jadi malas berbicara. Hindari penggunaannya di ruang tamu dan ruang keluarga!

 

Warna Hijau

Jika Anda memiliki anak kecil, warna ini bisa membantu anak Anda untuk bisa lebih diam dan mengurangi kecenderungan untuk hiperaktif. Tapi, jangan gunakan di ruang makan. Apalagi jika dipadukan dengan warna kuning. Alasannya adalah karena warna-warna tersebut diasosiasikan dengan sakit.

Leave a Reply

IBX593117960F0AC
© 2017 GecoPower.Com. All rights reserved.
Proudly designed by Theme Junkie.